Klasifikasi dan morfologi Tanaman Kencur
Klasifikasi dan morfologi Tanaman Kencur – Banyak orang mengenal kencur yang dijadikan salah satu bumbu masakan selain itu mereka juga mengenal kencur di manfaatkan untuk obat tradisional seperti beras kencur.
Kencur ini di perkirakan berasal dari India yang bisa tumbuh Diana saja, baik di dataran rendah maupun daratan tinggi asalkan tanah yang digunakan gembur tidak mengandung banyak air, tetapi kencur akan tumbuh dengan baik ketika musim hujan tiba.
Selain di budi dayakan di persawahan , ternyata kencur yang memiliki nama latin Kaempferia galanga L bisa juga di tanam di pekarangan rumah misalnya pot, asalkan ketika proses penanaman cukup Sinar mataharinya tapi tetap bisa menggunakan naungan ketika menanamnya dan kondisi tanahnya tidak terlalu basah.
Klasifikasi tanaman kencur
Kingdom | Plantae |
Sub Kingdom | Viridipantae |
Infra Kingdom | Streptophyta |
Super divisi | Embryophyta |
Divisi | Tracheopyta |
kelas | Spermatophyta |
Sub divisi | Magnoliopsida |
Super ordo | Liliana |
Ordo | Zingiberales |
Famili | Zingiberaceae |
Genus | Kaemferia L |
spesies | Kaempferia galanga L |
Morfologi tanaman kencur
Tanaman kencur tersusun atas akar, batang, daun, bunga, buah dan biji untuk bisa tumbuh dengan baik. Berikut ini penjelasannya :
- Daun
Tanaman kencur memiliki bentuk daun yang berbentuk bulat besar yang tumbuh di atas permukaan tanah dengan daun yang dimilikinya sebanyak 3 hingga 4 helai.
Daun kencur juga terdapat di bagian sebelah rimpang berada dalam tanah, sedangkan daun bagian permukaan daunnya memiliki warna hijau. daun yang berada di sebelah rimpang atau rizoma tumbuh secara bergerombol, memiliki cabang dan induknya atau rimpang berada di tengah.
Jumlah daun yang dimiliki oleh tanaman kencur kebanyakan sebanyak 2 – 3 helai jarang sekali di temui yang berjumlah 5 helaiannya. Susunan daun tersebut saling berhadapan dan tumbuh menggeletak di atas permukaan tanah.
- Bunga
Tanaman kencur memiliki bunga yang berwarna putih dengan bau harum dan terdapat 4 helai daun mahkota. Tangkai bunga memiliki daun kecil dengan panjang sekitar 2 – 3 cm, tangkai tersebut tidak memiliki cabang tapi dapat juga tumbuh lebih dari satu tangkai dengan panjang sekitar 5 -7 cm yang bentuknya bulat dan beruas – ruas.
Bunga kencur memiliki putik yang menonjol ke atas yang ukurannya sekitar 1 – 1,5 cm dan tangkai sarinya memiliki bentuk seperti corong pendek.
Tanaman kencur memiliki bunga majemuk yang tersusun setengah duduk dan kuntumnya berjumlah sekitar 4 – 12 buah, sedangkan bibir bunga (labellum) yang dimiliki berwarna lembayung dan warna putihnya lebih dominan.
- Buah dan biji
Tanaman kencur memiliki rizoma atau rimpang yang berada di dalam tanah. Rimpang tersebut tumbuh secara bergerombol, bercabang dan terdapat induk pada bagian tengah. kulit ari pada rimpang tersebut berwarna cokelat sedangkan bagian dalamnya berwarna putih berair.
Aroma yang dimilikinya begitu tajam dan khas. Rimpang yang masih berumur muda memiliki warna putih kekuning – kuningan yang kandungan air lebih banyak dibandingkan rimpang berumur tua, selain itu rimpang berumur tua di tumbuhi akar – akar pada ruas rimpang .
- Akar
Akar yang dimiliki oleh tanaman kencur adalah bergerombol dan bercabang – cabang dengan serabut putih.
- Batang
Tanaman kencur memiliki batang yang lunak , berpelepah dengan warna hitam ke abu – abuan. Batang tersebut juga membentuk rimpang. Batan tersebut bisa tumbuh sekitar 30 – 70 cm.
Baca Juga :
- Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Daun Dewa
- Klasifikasi dan morfologi Tanaman Jahe
- Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Melinjo
Posting Komentar untuk "Klasifikasi dan morfologi Tanaman Kencur"